Indonesia Tegaskan Solidaritas untuk Kemerdekaan Palestina dalam Pertemuan Bilateral di Manila
2026-07-26 06:16 WIB · aindari · 👁 1rb dibaca

Menlu Sugiono bertemu Menteri Pembangunan Sosial Palestina Samah Hamad di sela-sela pertemuan ASEAN ke-59 di Manila untuk menegaskan dukungan Indonesia bagi perjuangan rakyat Palestina.
Pemerintah Indonesia kembali menegaskan keberpihakan terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina melalui pertemuan bilateral antara Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Pembangunan Sosial Palestina Samah Hamad. Pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela Pertemuan ke-59 ASEAN Foreign Minister's Meeting, Post-Ministerial Conferences and Related Meetings (AMM-PMC) yang digelar di Manila, Filipina.
Dalam pertemuan itu, Sugiono menekankan bahwa komitmen Indonesia terhadap Palestina bersifat menyeluruh. Dukungan yang diberikan tidak terbatas pada ranah politik dan diplomasi, melainkan juga mencakup pengiriman bantuan kemanusiaan secara konsisten. Lebih dari itu, Indonesia turut mendukung upaya penguatan kapasitas bagi Otoritas Palestina serta proses rekonstruksi wilayah Gaza yang mengalami kehancuran akibat konflik berkepanjangan. Sugiono menyebut langkah-langkah tersebut sebagai bentuk kemitraan nyata antara Indonesia dan Palestina.
Dari pihak Palestina, Menteri Hamad memaparkan kondisi berat yang masih dihadapi rakyatnya hingga saat ini. Ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas solidaritas yang ditunjukkan oleh pemerintah maupun masyarakat Indonesia. Hamad juga memberikan apresiasi khusus terhadap bantuan kemanusiaan yang digalang oleh kalangan masyarakat sipil dan sektor swasta Indonesia.
Namun, Hamad menyampaikan satu harapan penting terkait mekanisme penyaluran bantuan. Ia meminta agar setiap bantuan kemanusiaan yang dikirimkan selalu dikoordinasikan dengan Otoritas Palestina supaya distribusinya lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi warga yang membutuhkan. Selain itu, ia berharap Indonesia terus memainkan peran strategis di berbagai forum internasional, termasuk dalam mendorong dibukanya akses masuk bantuan kemanusiaan yang selama ini masih terhambat.
Kondisi kemanusiaan di Palestina sendiri terus memburuk. Menurut data yang disampaikan Otoritas Palestina, lebih dari seribu warga Palestina tewas dan sekitar 3.200 orang lainnya terluka akibat serangan Israel di berbagai wilayah Jalur Gaza sejak gencatan senjata diberlakukan. Secara keseluruhan, sejak eskalasi konflik pada 7 Oktober 2023, jumlah korban jiwa telah melampaui 73.000 orang, sementara lebih dari 173.000 warga lainnya mengalami luka-luka.
Pertemuan bilateral ini menjadi bagian dari upaya diplomasi aktif Indonesia yang secara konsisten menempatkan isu Palestina sebagai prioritas dalam kebijakan luar negerinya. Kehadiran kedua pejabat di forum ASEAN di Manila juga membuka peluang untuk menggalang dukungan lebih luas dari negara-negara kawasan bagi penyelesaian konflik dan pemulihan Palestina.
Tag: Palestina, Menlu Sugiono, ASEAN, bantuan kemanusiaan, diplomasi Indonesia