Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Nasional

KLH Rancang Gerakan Nasional Pemulihan Lingkungan, Targetkan Peluncuran Agustus

2026-07-28 17:15 WIB · aindari · 👁 595 dibaca

Kementerian Lingkungan Hidup menyiapkan gerakan bertajuk 'tobat ekologis' yang menyasar seluruh lapisan masyarakat, dengan target penanaman dua miliar pohon dan pembenahan pengelolaan sampah nasional.

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) sedang merancang Gerakan Nasional Pemulihan Lingkungan sebagai respons atas akumulasi kerusakan alam yang dinilai merupakan tanggung jawab bersama. Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat mengungkapkan rencana ini dalam sebuah seminar di Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Selasa, yang membahas arah kebijakan pemerintahan Prabowo dalam penanggulangan kerusakan lingkungan.

Jumhur menyebut gerakan ini mengusung konsep tobat ekologis nasional — sebuah pendekatan yang bertujuan menyatukan kesadaran dari berbagai elemen, mulai dari individu, pelaku usaha, mahasiswa, hingga pemerintah pusat dan daerah. Ia menegaskan bahwa kerusakan lingkungan di Indonesia bukan akibat satu pihak saja, melainkan hasil dari kelalaian yang terakumulasi dari banyak aktor sekaligus.

Salah satu persoalan yang disorot adalah pengelolaan sampah. Indonesia saat ini menghasilkan sekitar 51 juta ton sampah per tahun, namun 74 persen di antaranya belum dikelola secara optimal dan sebagian besar masih menumpuk di tempat pembuangan akhir dengan metode open dumping. Kondisi ini memicu pelepasan gas metana yang daya rusaknya terhadap iklim disebut 30 kali lebih besar dibanding karbon dioksida. Dampaknya memperparah bencana hidrometeorologi, terutama di kawasan pesisir yang dihuni sekitar 60 persen penduduk Indonesia.

Jumhur juga mencontohkan bagaimana kelalaian kecil seperti membuang sampah plastik ke sungai pada akhirnya berujung pada pencemaran laut dan ancaman kesehatan akibat mikroplastik. Rangkaian dampak semacam ini, menurutnya, menjadi alasan mengapa pendekatan kolektif dan terkoordinasi sangat diperlukan.

Program ini direncanakan tidak berhenti pada imbauan moral. KLH menyiapkan langkah teknis yang mencakup penanaman pohon secara masif dengan target dua miliar pohon di seluruh Indonesia, serta pembersihan aliran sungai yang dibarengi dengan penghentian pembuangan limbah industri maupun sampah rumah tangga ke badan air. Jumhur menekankan bahwa membersihkan sungai tanpa menghentikan sumber pencemarannya tidak akan memberi hasil nyata.

Menteri LH menargetkan gerakan ini dapat diluncurkan secara resmi pada Agustus mendatang, dengan melibatkan kalangan mahasiswa sebagai salah satu komponen utama. Seluruh elemen program, kata Jumhur, dirancang agar berjalan secara terkoordinasi dan terukur di lapangan, bukan sekadar wacana.

Tag: Lingkungan Hidup, Gerakan Nasional, Pengelolaan Sampah, KLH, Pemulihan Ekosistem