Nusakambangan Dapat Traktor dan Mesin Panen, Targetkan 120 Hektare Sawah Baru
2026-07-28 17:17 WIB · aindari · 👁 837 dibaca

Perusahaan swasta menghibahkan dua unit alat mesin pertanian ke lapas Nusakambangan untuk mendukung pencetakan sawah baru seluas 120 hektare.
Lembaga pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menerima sumbangan alat mesin pertanian berupa traktor mini dan mesin pemanen padi dari PT Perintis Sukses Abadi. Serah terima berlangsung secara simbolis di Pantai Bantar Panjang, Nusakambangan, pada Selasa, disaksikan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto serta Kepala Kantor Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman.
Dua unit alsintan itu akan digunakan untuk mendukung pembukaan sawah baru seluas 120 hektare di kawasan tersebut. Tahap awal pengerjaan sudah dimulai di kawasan Solok Jero dengan realisasi 30 hektare. Direktur PT Perintis Sukses Abadi, Rio, menyebut hibah ini baru permulaan dari rencana kontribusi yang lebih besar. Pengusaha asal Blora itu menyatakan berharap ke depan bisa menyerahkan puluhan hingga ratusan unit alat serupa kepada kementerian.
Selain alsintan, perusahaan juga menyiapkan mesin pengering limbah peternakan yang dijadwalkan tiba di Indonesia bulan depan. Teknologi tersebut diklaim mampu menurunkan kadar air limbah hingga 10—15 persen, sehingga hasilnya dapat diolah menjadi pupuk organik dengan nilai ekonomi lebih tinggi.
Menteri Agus Andrianto menyambut baik keterlibatan sektor swasta dalam program ketahanan pangan di Nusakambangan. Ia menegaskan bahwa alsintan akan dimanfaatkan untuk mengoptimalkan pengelolaan lahan sekaligus memperkuat kerja sama dengan masyarakat yang menggarap lahan milik kementerian. Agus juga menyatakan pintu kolaborasi tetap terbuka bagi swasta, BUMN, maupun instansi pemerintah lain yang ingin bersinergi mendukung program prioritas nasional.
Kepala KSP Dudung Abdurachman menilai transformasi Nusakambangan membuktikan bahwa lapas tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga bisa menjadi pusat pembinaan produktif melalui pertanian, peternakan, perikanan, dan pemberdayaan warga binaan. Menurutnya, program ini selaras dengan agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. KSP, kata Dudung, akan terus mengawal pelaksanaan program strategis tersebut, termasuk membantu menyelesaikan hambatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
Dudung menambahkan bahwa keberhasilan pengembangan Nusakambangan layak dijadikan model percontohan nasional dan berencana melaporkannya langsung kepada Presiden. Kolaborasi antara pemerintah dan swasta dalam hibah alsintan ini dinilai sebagai contoh nyata sinergi yang dapat mendorong percepatan program strategis sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan lapas.
Tag: Nusakambangan, alsintan, ketahanan pangan, pertanian lapas, Cilacap