IRGC Klaim Hancurkan Jet Tempur F-35 AS di Yordania, Militer Kerajaan Bantah dengan Pencegatan Rudal
2026-07-31 18:01 WIB · aindari · 👁 964 dibaca

Korps Garda Revolusi Islam Iran mengklaim serangan rudal balistik ke pangkalan udara Yordania menghancurkan tiga F-35 AS, sementara Yordania menyatakan berhasil mencegat lima rudal dari Iran pada hari yang sama.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Kamis (30/7) mengumumkan telah melancarkan serangan rudal balistik ke Pangkalan Udara Al-Azraq di kawasan gurun timur Yordania. Dalam pernyataan resminya, IRGC mengklaim serangan itu menghancurkan total tiga jet tempur F-35 milik Amerika Serikat dan merusak parah tiga unit lainnya yang berada di area hanggar pemeliharaan pangkalan tersebut.
Tidak hanya kerugian alutsista, IRGC juga mengklaim sejumlah perwira serta personel teknis dan pemeliharaan tewas akibat serangan itu. Kelompok tersebut menyebut operasi ini sebagai balasan langsung atas serangan AS yang menghantam dua rumah warga di Pulau Qeshm, Iran. Kantor Berita Mehr melaporkan bahwa satu rudal memang mengenai sebuah rumah di pulau itu dan melukai dua orang, tepat beberapa jam sebelum IRGC merilis pernyataan klaimnya.
Namun di sisi lain, militer Yordania memberikan gambaran berbeda. Pada hari yang sama, pihak kerajaan menyatakan telah berhasil mencegat dan menembak jatuh lima rudal yang diluncurkan dari wilayah Iran menuju Yordania. Ini bukan kejadian pertama — insiden serupa telah berlangsung selama empat hari berturut-turut. Sehari sebelumnya pada Rabu (29/7), Yordania juga menembak jatuh lima rudal, sementara pada Selasa dan Senin masing-masing satu dan dua drone berhasil dicegat.
Eskalasi ini terjadi dalam konteks ketegangan yang lebih luas antara Washington dan Teheran. Komando Pusat AS (CENTCOM) sebelumnya menyatakan bahwa pasukan Amerika melancarkan serangan terhadap Iran sebagai respons atas apa yang disebut sebagai upaya serangan Iran terhadap personel AS di kawasan Timur Tengah. Rangkaian aksi dan reaksi ini mencerminkan pola saling balas yang terus memanas dalam beberapa hari terakhir.
Klaim IRGC soal kehancuran F-35 — salah satu jet tempur paling canggih dan mahal dalam arsenal AS — belum mendapat konfirmasi independen maupun tanggapan resmi dari pihak militer Amerika atau Yordania. Pernyataan semacam ini kerap muncul dalam konteks perang informasi di tengah konflik bersenjata, sehingga perlu dicermati dengan hati-hati. Situasi di kawasan tetap bergejolak dan perkembangannya masih terus berlangsung.
Tag: Iran, IRGC, Yordania, F-35, Timur Tengah