Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Peternakan

Kucing Tiba-Tiba Mogok Makan? Kenali 10 Penyebab dan Cara Mengatasinya

2026-08-03 06:09 WIB · aindari · 👁 376 dibaca

Penurunan nafsu makan pada kucing bisa dipicu oleh hal sepele seperti bosan dengan menu, namun bisa pula menjadi tanda awal penyakit serius yang memerlukan penanganan dokter hewan.

Nafsu makan adalah salah satu penanda kondisi kesehatan kucing yang paling mudah diamati. Ketika seekor kucing yang biasanya lahap tiba-tiba menolak makanan, pemilik perlu waspada — meski tidak selalu berarti ada penyakit berat, kondisi ini tetap tidak boleh diabaikan begitu saja.

Kucing memiliki naluri alami menyembunyikan rasa sakit, sehingga gejala seperti berkurangnya nafsu makan sering menjadi sinyal pertama yang bisa dideteksi pemilik. Bila kucing dewasa tidak makan lebih dari 48 jam, atau anak kucing lebih dari 24 jam, sebaiknya segera dibawa ke dokter hewan. Kucing yang terlalu lama tidak makan berisiko mengalami dehidrasi hingga gangguan hati seperti hepatic lipidosis, terutama pada kucing yang kelebihan berat badan.

Dari sisi medis, ada sejumlah penyebab yang perlu diwaspadai. Infeksi virus, bakteri, atau parasit — termasuk FIV, FeLV, FIP, dan toksoplasmosis — merupakan pemicu yang cukup umum, biasanya disertai demam, lemas, dan penurunan berat badan. Gangguan pencernaan seperti gastroenteritis, pankreatitis, atau GERD juga dapat membuat kucing merasa mual dan enggan makan. Masalah gigi dan gusi seperti abses atau penyakit periodontal menyebabkan rasa nyeri saat mengunyah, sementara infeksi saluran pernapasan mengganggu indra penciuman yang justru berperan besar dalam membangkitkan selera makan kucing. Demam pun turut menekan nafsu makan karena mengubah metabolisme tubuh. Selain itu, penumpukan hairball atau benda asing yang tertelan di saluran pencernaan bisa menimbulkan rasa penuh dan mual.

Tidak semua penyebab bersifat medis. Stres akibat perubahan lingkungan — seperti pindah rumah, kedatangan hewan baru, suara bising, atau perubahan rutinitas — dapat membuat kucing kehilangan selera makan untuk sementara. Pergantian merek atau rasa makanan secara mendadak juga kerap membuat kucing menolak makan, karena sebagian kucing mudah bosan dengan menu yang monoton. Efek samping pasca-vaksinasi pun bisa menyebabkan penurunan nafsu makan ringan, namun umumnya pulih dalam sekitar 24 jam selama kucing masih aktif dan mau minum.

Penanganan bergantung pada akar penyebabnya. Bila ada penyakit yang mendasari, dokter hewan akan menentukan terapi yang sesuai. Untuk kasus yang tidak berkaitan dengan kondisi medis serius, beberapa langkah praktis bisa dicoba: menjaga kebersihan mangkuk makan setiap hari, mengganti menu secara bertahap dengan rasa yang lebih disukai, memberikan porsi kecil dengan frekuensi lebih sering, serta menghangatkan makanan yang baru dikeluarkan dari kulkas agar aromanya lebih kuat dan menggugah selera kucing.

Tag: kucing, peternakan, kesehatan hewan, nafsu makan kucing, dokter hewan