Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Ekonomi

Makassar Bidik Posisi Hub Investasi Kawasan Timur Indonesia di Forum Apindo

2026-08-04 06:05 WIB · aindari · 👁 827 dibaca

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mempromosikan keunggulan strategis kotanya kepada para pengusaha nasional dalam forum investasi yang menjadi bagian dari Rakornas Apindo 2026.

Makassar kembali mengangkat dirinya sebagai pintu masuk investasi di kawasan Indonesia Timur. Dalam Business Investment Forum yang digelar sebagai rangkaian Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakornas) ke-35 Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) 2026, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin tampil sebagai pembicara dan memaparkan sejumlah alasan mengapa kota ini layak menjadi pusat investasi regional.

Forum bertema ketahanan nasional di tengah fragmentasi global itu dihadiri pengurus Apindo dari seluruh penjuru Indonesia, termasuk Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, M Jusuf Kalla. Munafri tampil bersama sejumlah kepala daerah dan pejabat lain, di antaranya Kepala DPMPTSP Sulawesi Selatan Asrul Sani, Kepala DPMPTSP Kalimantan Utara, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim, Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, serta Direktur Investasi dan Perdagangan Luar Negeri Apindo Sherly Susilo.

Munafri, yang akrab disapa Appi, menekankan tiga keunggulan utama Makassar: lokasi yang strategis, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dan iklim investasi yang kondusif berkat penerapan sistem pemerintahan berbasis Smart City. Ia secara khusus menyoroti posisi Makassar pada jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II, yang menghubungkan arus ekonomi antara Australia, Asia, dan benua lainnya. Posisi ini, menurutnya, menjadikan Makassar sebagai simpul pergerakan barang, jasa, sekaligus tenaga kerja di kawasan timur Indonesia.

Keistimewaan lain yang ditonjolkan adalah keberadaan dua infrastruktur penghubung ekonomi sekaligus — Pelabuhan Internasional dan Bandara Internasional — yang memungkinkan arus barang dan jasa terhubung langsung ke tujuan ekspor maupun impor. Appi menyebut Makassar sebagai satu-satunya kota di Sulawesi Selatan yang memiliki kedua fasilitas tersebut secara bersamaan.

Faktor lain yang mendorong Pemkot Makassar agresif menarik investor adalah ketiadaan sumber daya alam yang selama ini menjadi andalan daerah-daerah lain di Sulawesi Selatan. Karena itu, investasi menjadi tumpuan utama pertumbuhan ekonomi kota, dan pemerintah kota berkomitmen memberikan kemudahan, layanan yang ramah, serta jaminan kepastian bagi investor.

Dari sisi realisasi, tren investasi Makassar digambarkan terus membaik. Setelah sempat mengalami koreksi pada 2024, investasi kembali menunjukkan pemulihan pada 2025, ditandai dengan meningkatnya investasi asing (Foreign Direct Investment/FDI) seiring pertumbuhan investasi dalam negeri. Lima negara dengan porsi investasi terbesar di Makassar saat ini adalah Malaysia, Singapura, Hong Kong, China, dan Jepang.

Tag: Makassar, investasi, Apindo, Indonesia Timur, hub ekonomi