Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Sains

210 Hari di Orbit, Tiga Astronaut China Pamer Pemulihan dan Capaian Ilmiah

2026-08-07 06:02 WIB · aindari · 👁 726 dibaca

Awak Shenzhou-21 tampil perdana di hadapan media setelah memecahkan rekor misi terlama China dan menjalani operasi darurat bersejarah di luar angkasa.

Tiga bulan lebih setelah mendarat kembali di Bumi, tiga astronaut China dari misi Shenzhou-21 akhirnya muncul di hadapan publik. Zhang Lu, Wu Fei, dan Zhang Hongzhang menggelar konferensi pers di Beijing pada Rabu (5/8), menandai penampilan pertama mereka sejak kepulangan pada 29 Mei lalu.

Kondisi fisik ketiganya dilaporkan membaik signifikan. Kekuatan otot, daya tahan tubuh, dan kebugaran kardiovaskular mereka sebagian besar telah kembali ke level sebelum keberangkatan. Saat ini mereka masih menjalani fase observasi pemulihan dan akan kembali ke pelatihan rutin setelah evaluasi kesehatan akhir rampung.

Misi Shenzhou-21 berlangsung selama 210 hari, dihitung sejak peluncuran pada 31 Oktober 2025 hingga pendaratan pada 29 Mei 2026. Durasi itu menjadikannya rekor baru untuk masa tinggal kru tunggal terlama dalam sejarah program antariksa berawak China. Selama di orbit, ketiganya menyelesaikan tiga kali kegiatan di luar wahana atau spacewalk, serta menjalankan serangkaian eksperimen sains yang ekstensif.

Salah satu momen paling krusial dalam misi ini adalah keterlibatan mereka dalam operasi penyelamatan darurat di orbit — yang pertama kali terjadi dalam sejarah program antariksa berawak China. Komandan misi Zhang Lu mengungkapkan bahwa insiden tersebut bermula dari dampak puing-puing luar angkasa terhadap wahana mereka, yang memaksa tim untuk menyesuaikan jadwal orbit, mengganti kendaraan kepulangan, hingga melaksanakan peluncuran darurat. Menurutnya, seluruh sistem berjalan lancar dan keselamatan kru terjaga. Zhang menyebut kepercayaan diri, semangat ilmiah, dan soliditas tim di balik program antariksa China sebagai hal yang paling berkesan baginya. Dalam dua misi yang telah dijalaninya — Shenzhou-15 dan Shenzhou-21 — Zhang telah menuntaskan tujuh spacewalk, menjadikannya spacewalker paling berpengalaman dalam sejarah China.

Wu Fei membawa perspektif unik ke misi ini. Sebelum terbang, ia berkontribusi dalam pengembangan modul inti Tianhe dan modul laboratorium Wentian. Pengalaman itu memberinya rasa familier saat mengoperasikan peralatan yang sama di orbit, dan ia menyebut akumulasi kerja di Bumi sebagai fondasi kepercayaan diri dalam mengambil keputusan di luar angkasa.

Di sisi riset, spesialis muatan Zhang Hongzhang merinci sejumlah pencapaian ilmiah yang diraih selama misi. China untuk pertama kalinya berhasil membudidayakan tomat ceri dan gandum secara aeroponik di orbit, sekaligus melakukan pembiakan tikus dalam sistem tertutup pertama di luar angkasa. Teknologi kunci untuk pemanfaatan spektrum serta pengelolaan air dan pupuk secara efisien juga berhasil divalidasi. Di luar agenda penelitian formal, awak turut menanam lebih dari 10 jenis tanaman — termasuk bunga matahari, ubi jalar, dan mint — yang sekaligus menjadi sumber kegembiraan di tengah rutinitas padat kehidupan di stasiun luar angkasa.

Tag: Shenzhou-21, astronaut China, luar angkasa, rekor antariksa, eksperimen orbit