Revitalisasi Kali Cakung Lama Retak-Retakkan Rumah dan Masjid di Kelapa Gading
2026-08-07 06:15 WIB · aindari · 👁 434 dibaca

Proyek normalisasi kali yang sudah dinantikan warga sejak 2010 kini justru menimbulkan kerusakan bangunan dan jalan di tiga RT kawasan Pegangsaan Dua.
Proyek revitalisasi Kali Cakung Lama di Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang berjalan sejak November 2025 menuai keluhan warga. Alih-alih hanya membawa manfaat, pengerjaan yang dilaksanakan Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta itu berdampak pada keretakan dinding sejumlah rumah dan bangunan ibadah di kawasan Kampung Rawa Indah, Kelurahan Pegangsaan Dua.
Salah satu yang terdampak adalah Masjid Jami Al-Husna. Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat, Muhammad Ridho, menyebutkan tembok masjid mengalami keretakan yang diduga dipicu aktivitas pengerjaan turap kali di sekitar lokasi. Tak hanya dinding, akses jalan di depan masjid pun ikut retak, sementara kontur tanah di bawah bangunan masjid dilaporkan menjadi miring akibat dilintasi alat berat. Debu yang beterbangan selama proses pengerjaan turut menambah ketidaknyamanan warga sekitar.
Truk pengangkut sedimen lumpur hasil pengerukan melintas hampir setiap hari, membuat jalan-jalan di permukiman ambles. Ridho mengakui proyek ini tetap memiliki sisi positif karena kali yang selama ini bermasalah akhirnya mendapat perhatian, namun ia menekankan kontraktor seharusnya lebih cermat memperhatikan kondisi bangunan warga satu per satu selama proses pembangunan berlangsung.
Ketua RW 03 Kelurahan Pegangsaan Dua, Roni, menyatakan sudah banyak warga yang mengadukan dampak proyek kepadanya. Ia berharap pihak kontraktor mau duduk bersama warga untuk mencari solusi terbaik. Roni menambahkan, usulan normalisasi kali ini sebenarnya sudah diajukan warga sejak 2010, didorong oleh banjir yang rutin melanda kawasan tersebut setiap musim hujan. Namun realisasinya baru terwujud sekarang, dan setidaknya tiga RT — yakni RT 04, 05, dan 06 — sudah merasakan dampak negatifnya.
Persoalan tidak berhenti di situ. Sebelumnya, warga juga mengeluhkan pembangunan turap di Kali Cakung Lama yang mencakup wilayah Kelapa Gading dan Cilincing karena memutus akses jalan warga. Keterisoliran jalan itu berdampak pada aktivitas ekonomi sehari-hari sekaligus merusak pipa air bersih milik warga di RT 04/03. Proyek turap sendiri dikerjakan di dua sisi kali — sisi kanan masuk wilayah RW 10 Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, sedangkan sisi kiri berada di RW 03 Kelurahan Pegangsaan Dua.
Ketua RT 04/03, Farid, menyoroti lamanya pengerjaan yang menurutnya sudah berlangsung lebih dari lima bulan namun kondisi di lapangan masih terkesan terbengkalai. Warga berharap proyek yang ditargetkan rampung pada 2027 ini dapat segera menunjukkan kemajuan nyata, sekaligus memulihkan kerusakan yang sudah terlanjur terjadi pada bangunan dan infrastruktur jalan di sekitar lokasi.
Tag: Kali Cakung Lama, Kelapa Gading, revitalisasi kali, Jakarta Utara, normalisasi sungai