Prabowo Klaim Rapor Pemerintahannya 'Oke' di Dua Tahun Pertama, Nilai 100 Hanya Milik Tuhan
2026-08-09 17:01 WIB · aindari · 👁 941 dibaca

Presiden Prabowo Subianto menyatakan kinerja pemerintahannya selama dua tahun layak mendapat rapor positif, sembari menegaskan bahwa nilai sempurna hanya milik Tuhan.
Presiden Prabowo Subianto memberikan penilaian terhadap kinerja pemerintahannya selama dua tahun terakhir. Dalam pernyataannya, Prabowo menyebut bahwa rapor pemerintah sudah tergolong baik dan menilai capaian yang diraih selama periode tersebut cukup membanggakan. Ia menyebut pemerintahannya telah berprestasi dalam kurun waktu dua tahun.
Meski demikian, Prabowo menunjukkan sikap rendah hati dengan menyatakan bahwa nilai sempurna 100 hanya milik Yang Maha Kuasa. Adapun nilai tertinggi yang bisa dicapai seorang presiden, menurutnya, adalah 98. Pernyataan ini menjadi sorotan publik karena dianggap sebagai bentuk evaluasi diri yang dilakukan langsung oleh kepala negara terhadap pemerintahannya sendiri.
Pernyataan Prabowo tersebut mendapat beragam respons dari berbagai kalangan. Menteri Investasi dan Hilirisasi Bahlil Lahadalia menanggapi pujian Prabowo terhadap kinerja kabinetnya dengan menyatakan bahwa apresiasi tersebut harus dijawab melalui kerja nyata. Bahlil menegaskan bahwa pujian dari presiden bukan untuk dinikmati, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja.
Dari kubu partai pengusung, Gerindra turut angkat bicara merespons penilaian yang diberikan Prabowo. Partai yang dipimpin Prabowo itu menegaskan bahwa rapor 'oke' untuk kinerja pemerintahan bukanlah klaim sepihak. Gerindra menyatakan penilaian tersebut didasarkan pada capaian-capaian konkret yang telah diraih pemerintah selama dua tahun berjalan.
Di sisi lain, pengamat dan tokoh publik juga ikut memberikan pandangan mereka. Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin serta pakar hukum tata negara Feri Amsari turut merespons pernyataan Prabowo soal rapor pemerintahannya. Tanggapan dari berbagai pihak ini menunjukkan bahwa evaluasi mandiri yang dilakukan presiden terhadap kinerjanya sendiri menjadi bahan diskusi publik yang cukup ramai.
Pernyataan Prabowo tentang rapor pemerintahan ini menjadi menarik karena lazimnya evaluasi kinerja pemerintah dilakukan oleh pihak eksternal seperti lembaga survei, parlemen, atau masyarakat. Ketika presiden sendiri yang memberikan penilaian positif, hal itu tentu mengundang perdebatan mengenai objektivitas dan dasar penilaian yang digunakan.
Terlepas dari pro dan kontra, pernyataan ini setidaknya menunjukkan bahwa Prabowo merasa percaya diri dengan apa yang telah dicapai pemerintahannya dalam dua tahun pertama. Publik tentu akan terus memantau apakah klaim rapor positif tersebut sejalan dengan realitas yang dirasakan masyarakat secara langsung.
Tag: Prabowo Subianto, kinerja pemerintah, rapor pemerintahan, Gerindra, evaluasi kabinet