Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Politik

Gerindra Bela Penilaian Prabowo soal Kinerja Dua Tahun: Didukung Data Survei dan Capaian Ekonomi

2026-08-09 17:10 WIB · aindari · 👁 902 dibaca

Juru Bicara Partai Gerindra menegaskan bahwa penilaian "oke" Presiden Prabowo terhadap kinerja pemerintahannya bukan sekadar klaim sepihak, melainkan didasari refleksi kerja keras dan data kepuasan publik.

Partai Gerindra angkat bicara merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menilai kinerja dua tahun pemerintahannya layak disebut "oke". Melalui juru bicaranya, Sugiat Santoso, partai pengusung presiden itu menegaskan bahwa penilaian tersebut bukan klaim yang berdiri sendiri tanpa dasar, melainkan hasil refleksi atas kerja kolektif seluruh jajaran pemerintahan.

Sugiat, yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, menunjuk hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) tertanggal 8 Agustus 2026 sebagai salah satu rujukan. Survei tersebut mencatat tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintah berada di angka 63 persen. Menurutnya, angka itu mengindikasikan bahwa persepsi publik sejalan dengan evaluasi yang disampaikan Presiden Prabowo.

Dalam pandangan Sugiat, salah satu bukti konkret kinerja pemerintah adalah kemampuan menjaga stabilitas ekonomi domestik di tengah tekanan perekonomian global. Saat banyak negara terpaksa menaikkan harga energi, pemerintahan Prabowo memilih mempertahankan harga BBM bersubsidi. Langkah ini dinilai krusial untuk melindungi daya beli masyarakat sekaligus menahan laju inflasi. Selain itu, ia menyoroti kinerja Badan Pengelola Investasi Danantara yang diklaim mengalami peningkatan kinerja finansial sebesar 300 hingga 400 persen dalam satu tahun terakhir, yang dianggap mencerminkan komitmen perbaikan tata kelola dan penutupan potensi kebocoran anggaran.

Namun demikian, Sugiat menekankan bahwa predikat "oke" tidak boleh menjadi alasan untuk berpuas diri. Ia mendesak agar penilaian positif tersebut justru memacu presiden beserta seluruh jajaran menteri untuk bekerja lebih cepat dan efektif. Pemerintah, menurutnya, wajib tetap terbuka terhadap kritik, masukan, dan pengawasan dari publik agar program-program yang dirancang bagi masyarakat benar-benar tepat sasaran.

Sugiat juga menyebut bahwa keberhasilan berbagai program lintas sektor selama dua tahun terakhir merupakan hasil dari stabilitas politik dan kekompakan tim kabinet. Ia menyatakan bahwa ketika para pemimpin bangsa mampu menyingkirkan ego politik dan bersatu, rakyatlah yang paling diuntungkan.

Pernyataan Gerindra ini muncul setelah Prabowo menyampaikan sambutan pada peluncuran 10 buku karya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Jakarta pada 7 Agustus lalu. Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan visi pemerintahannya yang berfokus pada pemberdayaan kelompok masyarakat paling rentan. Ia menyatakan bahwa tugas seorang pemimpin adalah bekerja agar rakyat yang paling lemah dan tidak berdaya bisa memiliki harapan. Dengan keyakinan itu, Prabowo menyatakan bahwa pemerintahannya berada di jalur yang benar dan kinerjanya selama dua tahun pantas dinilai memadai.

Tag: Prabowo Subianto, Gerindra, kinerja pemerintah, survei kepuasan publik, Danantara