Jakarta Barat Bangun Pos Damkar dan Hidran Mandiri di Tambora, Wilayah Kebakaran Tertinggi di Jakarta
2026-08-11 06:10 WIB · aindari · 👁 825 dibaca

Pemkot Jakarta Barat mulai membangun pos pemadam kebakaran dan hidran mandiri di Duri Utara, Tambora, menyusul statusnya sebagai wilayah dengan kasus kebakaran terbanyak di Jakarta.
Jakarta Barat tercatat sebagai wilayah dengan jumlah kejadian kebakaran tertinggi di Jakarta berdasarkan hasil rapat pimpinan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kondisi itu diperparah oleh minimnya ketersediaan hidran mandiri dibanding wilayah lain, sehingga petugas pemadam kerap kesulitan mendapatkan sumber air saat kebakaran terjadi di kawasan padat penduduk.
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengungkapkan, saat kebakaran melanda Tambora dan Mangga Besar beberapa waktu lalu, petugas terpaksa menarik air dari kali atau mendatangkan pasokan dari wilayah pusat kota karena tidak ada titik air yang memadai di sekitar lokasi. Situasi itu mendorong Pemkot Jakarta Barat mempercepat pembangunan sarana penanggulangan kebakaran di tingkat kelurahan.
Sebagai langkah konkret, Pemkot Jakarta Barat akan membangun Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) beserta hidran mandiri di kawasan permukiman RW 03, Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora. Peletakan batu pertama direncanakan pada 18 Agustus 2026, bersamaan dengan kick off pencegahan kebakaran se-Jakarta Barat di wilayah tersebut. Dari 11 kelurahan di Kecamatan Tambora, baru empat yang saat ini memiliki Pos Damkar, sehingga pembangunan ini menjadi bagian dari upaya pemerataan fasilitas.
Lokasi yang dipilih adalah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) RW 03 Duri Utara yang berada di tengah permukiman. TPS tersebut akan dialihfungsikan menjadi pos Gulkarmat sekaligus fasilitas multifungsi. Dari sisi administrasi, aset lahan akan dialihkan ke Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat, sementara pembangunan fisiknya dikoordinasikan melalui Suku Dinas Lingkungan Hidup.
Agar pengelolaan sampah tidak terganggu akibat alih fungsi TPS, Lurah Duri Utara Ari Kurnia menjelaskan bahwa depo RW 03 akan direlokasi ke sistem transit atau drop point di Jalan KH Mas Mansur, tepatnya di samping SPBU RT 03/RW 03. Lokasi itu dipilih karena memiliki bahu jalan yang cukup lebar untuk menampung dua truk sekaligus. Proses bongkar muat sampah dijadwalkan berlangsung mulai tengah malam hingga pukul 03.00 WIB agar tidak mengganggu aktivitas warga di siang hari.
Iin menegaskan bahwa pembangunan pos Damkar ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Jakarta Barat untuk meningkatkan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran secara menyeluruh di setiap kelurahan, khususnya di kawasan yang selama ini paling rentan terhadap bencana kebakaran.
Tag: Jakarta Barat, pemadam kebakaran, Tambora, hidran mandiri, Duri Utara