Hoaks: Klaim Indonesia Keluar dari World Bank dan IMF Tidak Didukung Fakta
2026-08-28 06:02 WIB · aindari · 👁 463 dibaca

Video viral di YouTube salah menafsirkan pernyataan Menkeu soal proyeksi pertumbuhan ekonomi sebagai bukti Indonesia hengkang dari lembaga keuangan internasional.
Sebuah video berdurasi sekitar sepuluh menit beredar di YouTube dengan narasi bahwa Indonesia secara resmi telah keluar dari sistem perbankan World Bank dan Dana Moneter Internasional (IMF). Video itu bahkan mengklaim Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merobek perjanjian kerja sama dengan IMF. Klaim tersebut menyebar dan menarik perhatian publik, namun setelah ditelusuri, narasi itu tidak memiliki dasar fakta.
Tim pemeriksa fakta ANTARA/JACX menelusuri isi video dan menemukan bahwa konten yang sebenarnya dibahas adalah pernyataan Purbaya mengenai proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia versi World Bank. Tidak ada satu pun pernyataan dalam video yang menunjukkan Indonesia menarik diri dari keanggotaan di kedua lembaga tersebut, maupun adanya tindakan merobek dokumen perjanjian apa pun.
Dalam video aslinya, Purbaya mempertanyakan angka proyeksi World Bank yang menempatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kisaran 4 hingga 4,7 persen. Angka itu jauh di bawah target pemerintah yang mematok pertumbuhan sekitar 6 persen. Purbaya menilai proyeksi tersebut terlalu konservatif dan berpotensi memengaruhi sentimen pelaku pasar terhadap perekonomian Indonesia. Ia juga menduga proyeksi itu dipengaruhi oleh faktor harga minyak dunia yang sedang tinggi, dan bisa berubah jika harga minyak kembali ke level normal.
Purbaya turut menegaskan bahwa pemerintah akan berkonsentrasi pada pelaksanaan program ekonomi, memperkuat sistem keuangan, serta memperbaiki iklim investasi guna mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi. Tidak ada pernyataan yang menyinggung pemutusan hubungan dengan IMF maupun World Bank.
Narasi keliru dalam video itu muncul dari interpretasi narator yang menyimpulkan bahwa sikap kritis pemerintah terhadap proyeksi World Bank berarti Indonesia sedang berupaya melepaskan ketergantungan dari kedua lembaga tersebut. Narator kemudian melompat pada kesimpulan bahwa Indonesia perlu memperkuat kemandirian ekonomi dan mengurangi peran IMF serta World Bank — sebuah opini yang kemudian dikemas seolah-olah sebagai fakta resmi.
Hingga saat ini, Indonesia masih tercatat sebagai anggota aktif IMF. Tidak ada pengumuman resmi dari pemerintah maupun lembaga terkait yang menyatakan Indonesia mengundurkan diri atau dikeluarkan dari keanggotaan World Bank maupun IMF. Klaim dalam video tersebut dinyatakan tidak benar.
Tag: hoaks, cek fakta, IMF, World Bank, Purbaya Yudhi Sadewa