214.000 Liter Air Bersih Tersalur ke Lima Kabupaten Terdampak Gempa di Flores
2026-08-30 06:06 WIB · aindari · 👁 597 dibaca

Kementerian PU mengerahkan 12 unit mobil tangki dan 27 hidran umum untuk melayani lebih dari 21.000 jiwa pengungsi di Pulau Flores selama masa tanggap darurat.
Lebih dari 214.000 liter air bersih telah didistribusikan kepada 21.740 jiwa yang terdampak bencana di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, dalam kurun waktu delapan hari sejak 19 hingga 27 Agustus 2026. Penyaluran itu menjangkau lima kabupaten sekaligus, yakni Nagekeo, Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi salah satu prioritas utama dalam penanganan darurat, mengingat dampaknya langsung terhadap kesehatan dan kelangsungan aktivitas warga. Kementerian PU, kata dia, terus bergerak melakukan pendataan, pemeriksaan, dan penanganan infrastruktur yang rusak, termasuk memastikan pasokan air tetap tersedia selama masa tanggap darurat.
Untuk memperluas jangkauan layanan, Kementerian PU mengoperasikan 12 unit Mobil Tangki Air (MTA) dan 27 unit Hidran Umum (HU). Distribusi tidak hanya menyasar posko pengungsian, tetapi juga fasilitas kesehatan, sekolah, rumah ibadah, kantor pemerintahan, dan permukiman warga yang terdampak.
Di Kabupaten Manggarai, dua unit MTA melayani Posko Golo Conggo dan Posko Barangkolong di Kecamatan Reok, dengan total 16.000 liter air yang telah disalurkan untuk memenuhi kebutuhan 1.890 jiwa. Satu unit MTA tambahan milik relawan turut membantu posko-posko mandiri di kecamatan yang sama. Sementara di Manggarai Timur, empat unit MTA dan 17 unit HU dikerahkan, dengan distribusi menjangkau sejumlah desa seperti Pota, Nangambaur, Golo Lijun, dan Nangambaling, serta beberapa posko di Kecamatan Borong dan Sambi Rampas.
Di sisi lain, kerusakan infrastruktur air minum juga tengah ditangani. Pipa transmisi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Rana Mese di Desa Nampar Tabang, Kecamatan Lamba Leda Utara, dilaporkan putus total, sedangkan SPAM Kota Komba sedang dalam proses pengelasan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah setempat.
Di Nagekeo, titik distribusi mencakup Kelurahan Danga, RSU Aeramo, Rumah Jabatan Bupati, hingga Posko Terpadu Gua Maria Batunitu dan beberapa desa seperti Nangadero dan Renduwawo. Di Ngada, pada 27 Agustus saja, sebanyak 20.000 liter air disalurkan ke Desa Ngara, Kecamatan Riung Barat. Adapun di Sikka, distribusi menjangkau Posko Pengungsian Gelora Samador, Desa Ladolaka di Kecamatan Palue, serta Desa Baopaat di Kecamatan Lela yang mendapat penempatan satu unit MTA khusus.
Tag: gempa Flores, air bersih, Kementerian PU, NTT, tanggap darurat