Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Daerah

Ledakan Tabung Gas di Bekasi Tewaskan Ayah dan Anak, Empat Anggota Keluarga Masih Dirawat

2026-08-30 06:09 WIB · aindari · 👁 773 dibaca

Kebocoran gas saat memasak dini hari memicu ledakan yang menghanguskan enam anggota satu keluarga di Cikarang Utara, dua di antaranya meninggal dengan luka bakar lebih dari 90 persen.

Sebuah ledakan yang diduga bersumber dari kebocoran tabung gas mengguncang sebuah rumah di Kampung Pulo Kapuk, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Kejadian itu menimpa enam orang dalam satu keluarga, dua di antaranya kemudian meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Bekasi.

Kedua korban meninggal adalah Deni Setiawan (36) dan putranya, Raihan Alfarizky (7). Keduanya mengalami luka bakar yang sangat parah, mencakup lebih dari 90 persen permukaan tubuh. Satgas Kesehatan Desa Mekarmukti, Suta (41), menyebut kondisi luka bakar keduanya hampir menutupi seluruh tubuh saat pertama kali ditangani.

Berdasarkan keterangan keluarga dan petugas di lokasi, insiden bermula ketika Enah, ibu dari korban, sedang memasak dan menghangatkan nasi. Tabung gas yang digunakan diduga mengalami kebocoran, sehingga Enah meminta bantuan menantunya untuk memperbaikinya. Namun sebelum masalah sempat diatasi, api sudah muncul dan langsung menyambar semua orang yang berada dalam satu ruangan tersebut. Suta menggambarkan situasinya: gas bocor, lalu saat hendak diganti tabungnya, api sudah lebih dulu menyala dan mengenai semua orang sekaligus.

Suta mengetahui kejadian setelah didatangi Aisah (15), salah satu anggota keluarga yang selamat, yang berlari ke rumahnya meminta pertolongan. Setibanya di lokasi, sejumlah korban sudah berada di depan rumah dalam kondisi luka bakar. Keenam korban kemudian dievakuasi ke dua rumah sakit berbeda — tiga orang dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi dan tiga lainnya ke Rumah Sakit Sentra Medika.

Dari empat korban yang masih menjalani perawatan, kondisi Enah menjadi yang paling mengkhawatirkan. Ia dirawat di ruang ICU RSUD Kabupaten Bekasi dengan luka bakar sekitar 90 persen dan belum diperbolehkan dijenguk, sehingga kondisi terkininya belum dapat dipastikan. Sementara itu, Amelya Putri dirawat di ruang rawat biasa dengan luka bakar di bagian kaki dan tangan yang luasnya di bawah 50 persen. Dua korban lain, Buyin dan Aisah, menjalani perawatan di Rumah Sakit Sentra Medika; Aisah mengalami luka bakar pada kedua kakinya.

Kasus ini kini ditangani oleh Polsek Cikarang Utara dan Polres Metro Bekasi untuk menyelidiki penyebab pasti ledakan tersebut.

Tag: ledakan gas, Bekasi, kebakaran, Cikarang Utara, luka bakar