Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Hukum

Polri Minta Geser Rp3,6 Triliun dari Belanja Modal ke Operasional di Anggaran 2027

2026-09-01 17:17 WIB · aindari

Pagu anggaran Polri 2027 turun Rp6,86 triliun dibanding tahun sebelumnya, memaksa institusi itu meminta persetujuan DPR untuk menggeser pos anggaran demi menutup kebutuhan operasional.

Polri mengajukan usulan pergeseran anggaran senilai Rp3,6 triliun dari pos belanja modal ke belanja barang dalam pagu Tahun Anggaran 2027. Usulan itu disampaikan langsung dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di kompleks parlemen Jakarta, Selasa.

Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran, Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat, menjelaskan bahwa pagu anggaran Polri untuk 2027 ditetapkan sebesar Rp139,19 triliun. Angka ini terbagi atas belanja pegawai Rp61,11 triliun, belanja barang Rp30,93 triliun, dan belanja modal Rp47,14 triliun. Dibandingkan alokasi tahun 2026 yang mencapai Rp146,05 triliun, pagu tahun depan menyusut sekitar Rp6,86 triliun atau setara 4,70 persen.

Penurunan itu, menurut Wahyu, langsung berdampak pada kemampuan Polri membiayai kebutuhan operasional sehari-hari. Sejumlah pos yang mengalami kekurangan mencakup bahan bakar minyak dan pelumas, biaya listrik, pemeliharaan gedung, serta alat material khusus dan perlengkapan perorangan. Di luar itu, masih terdapat tunggakan anggaran bahan bakar dan listrik yang belum terselesaikan, ditambah kebutuhan dari daerah otonomi baru, satuan kerja baru, rekrutmen dan pendidikan personel, penanganan rusuh massa, hingga pengamanan VVIP.

Langkah pergeseran anggaran ini merupakan hasil kesepakatan antara Polri, Kementerian Keuangan, dan Bappenas. Ketiga pihak sepakat bahwa apabila tambahan anggaran tidak dapat dipenuhi, Polri diberi opsi menggeser alokasi dari belanja modal ke belanja barang, dengan syarat mendapat persetujuan DPR terlebih dahulu.

Wahyu menegaskan bahwa pergeseran ini tidak akan menambah total pagu anggaran, melainkan hanya mengubah komposisinya. Jika disetujui, belanja barang akan naik dari Rp30,93 triliun menjadi Rp34,59 triliun, sementara belanja modal akan berkurang dari Rp47,14 triliun menjadi Rp43,48 triliun.

Selain untuk mendukung tugas pokok Polri, pergeseran anggaran itu juga diarahkan untuk menopang sejumlah program prioritas nasional dan arahan Presiden Prabowo Subianto. Wahyu menyebut beberapa di antaranya adalah program ketahanan pangan, penanganan bencana dan pemulihan pascabencana, pembangunan jembatan, serta penyediaan hunian sementara — kegiatan yang menurutnya membutuhkan dukungan anggaran cukup besar.

Polri meminta Komisi III DPR menyetujui usulan tersebut dengan mempertimbangkan kebutuhan institusi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

Tag: Polri, anggaran 2027, DPR RI, belanja negara, Komisi III