Prabowo Terbang ke Vladivostok, Hadiri Forum Ekonomi Timur sebagai Tamu Kehormatan Putin
2026-09-02 06:06 WIB · aindari · 👁 897 dibaca

Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Rusia untuk menghadiri Eastern Economic Forum ke-11 atas undangan khusus Presiden Vladimir Putin.
Presiden Prabowo Subianto meninggalkan Jakarta menuju Vladivostok, Rusia, pada Selasa malam (1/9), untuk menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang berlangsung pada 1–4 September 2026. Pesawat kepresidenan lepas landas dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma pukul 23.20 WIB.
Keberangkatan ini memenuhi undangan langsung Presiden Rusia Vladimir Putin, yang menempatkan Prabowo sebagai tamu kehormatan utama forum tersebut. EEF diselenggarakan di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut undangan itu mencerminkan eratnya hubungan bilateral kedua negara yang terus diperkuat melalui diplomasi langsung antarpemimpin.
Ini bukan kali pertama Prabowo mendapat kehormatan serupa dari Rusia. Tahun lalu, ia juga hadir sebagai tamu kehormatan dalam St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF). Dengan kehadiran di EEF kali ini, Prabowo menjadi tamu kehormatan dalam dua forum ekonomi internasional bergengsi yang diselenggarakan Rusia secara berturut-turut.
Prabowo didampingi sejumlah menteri dalam penerbangan tersebut, antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Seskab Teddy sendiri. Komposisi delegasi yang didominasi menteri ekonomi dan energi itu mencerminkan agenda utama kunjungan: mendorong kerja sama bilateral yang lebih konkret di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, energi, dan sektor strategis lainnya.
Sejumlah pejabat tinggi turut melepas keberangkatan Presiden di Lanud Halim, di antaranya Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Mensesneg Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BIN Muhammad Herindra.
Teddy menegaskan bahwa Rusia memandang Indonesia sebagai mitra utama dan strategis di kawasan Asia-Pasifik, sekaligus anggota ASEAN yang dihormati dan representasi penting negara-negara berkembang dalam kelompok Global South maupun dunia Muslim. Posisi itu, menurutnya, mencerminkan bobot strategis Indonesia dalam dinamika geopolitik global saat ini.
Terkait arah kebijakan luar negeri, Teddy menekankan bahwa Indonesia tetap berpegang pada prinsip bebas aktif. Prabowo disebut membangun hubungan baik dengan semua negara sembari memastikan setiap langkah diplomasi menghasilkan manfaat nyata bagi kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat.
Tag: Prabowo Subianto, Eastern Economic Forum, Rusia, diplomasi Indonesia, Vladivostok