Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Internasional

Korut Tembakkan Rudal Jarak Pendek dari Wonsan, Seoul Tingkatkan Pemantauan

2026-09-20 18:03 WIB · aindari · 👁 565 dibaca

Militer Korea Selatan menyebut satu rudal balistik jarak pendek Korea Utara meluncur sekitar 450 kilometer ke arah Laut Timur.

Korea Utara kembali melakukan peluncuran rudal balistik jarak pendek ke arah Laut Timur pada Minggu. Militer Korea Selatan menyatakan rudal itu terdeteksi meluncur dari kawasan Wonsan sekitar pukul 15.00 waktu setempat dan menempuh jarak sekitar 450 kilometer.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan atau JCS menyebut analisis masih berlangsung untuk memastikan karakteristik teknis rudal serta rincian lain terkait peluncuran tersebut. Sejak fase awal, otoritas intelijen Korea Selatan dan Amerika Serikat disebut telah memantau pergerakan itu serta saling bertukar data. Informasi mengenai peluncuran juga diteruskan kepada Jepang.

Seoul menyatakan tetap mengawasi aktivitas Korea Utara secara ketat. JCS menegaskan kesiapan respons dipertahankan dalam kerangka pertahanan gabungan Korea Selatan dan Amerika Serikat, terutama untuk menghadapi kemungkinan provokasi lanjutan dari Pyongyang.

Peluncuran terbaru terjadi setelah Korea Utara beberapa hari sebelumnya menyatakan akan mengambil langkah balasan terhadap latihan militer yang dipimpin Amerika Serikat di kawasan tersebut. Pyongyang belakangan meningkatkan kritik terhadap berbagai latihan yang melibatkan Korea Selatan, Amerika Serikat, atau Jepang.

Ketegangan juga dipicu latihan maritim multinasional Pacific Vanguard yang dipimpin AS. Kim Yo-jong, saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, mengecam latihan itu dan menyatakan negaranya dapat merespons secara proporsional atau dengan pendekatan yang lebih ofensif. Korea Utara juga mengkritik latihan bilateral Ulchi Freedom Shield antara Seoul dan Washington serta latihan trilateral Freedom Edge yang melibatkan Jepang.

Sikap Pyongyang terhadap latihan militer sekutu bukan hal baru. Korea Utara selama ini menilai rangkaian latihan tersebut sebagai simulasi invasi, sementara peluncuran rudal kerap muncul berdekatan dengan meningkatnya aktivitas militer di kawasan.

Sekitar sepekan sebelum peluncuran ini, Korea Utara juga menembakkan beberapa rudal balistik jarak pendek dari wilayah Wonsan ke Laut Timur pada 12 September. Dalam pemberitaan dua hari kemudian, Pyongyang menyebut telah menggelar latihan serangan daya tembak yang melibatkan unit artileri dan rudal dengan sistem tempur baru, termasuk drone serang, rudal jelajah taktis, peluncur roket ganda berkaliber besar, dan rudal balistik taktis. Pada peluncuran sebelumnya, rudal yang digunakan dinilai mencakup seri Hwasong-11 serta proyektil dari peluncur roket ganda superbesar 600 milimeter.

Tag: Korea Utara, rudal balistik, Korea Selatan, Amerika Serikat, Laut Timur