Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Peternakan

IPB Latih 25 Peternak Kuningan Mengolah Pakan Fermentasi untuk Sapi Perah

2026-10-15 17:03 WIB · aindari · 👁 806 dibaca

Inovasi ransum fermentasi dan pengembangan sorgum serta indigofera diuji untuk memperkuat ketersediaan pakan dan efisiensi usaha peternakan rakyat.

IPB University mengenalkan teknologi pakan komplit fermentasi kepada 25 peternak sapi perah di Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Inovasi ini ditujukan untuk membantu meningkatkan mutu serta efisiensi pemanfaatan pakan, sekaligus mendorong peternak lebih mandiri dalam menyediakan kebutuhan hijauan bagi ternaknya.

Teknologi tersebut memakai sistem modul berbasis hijauan berkualitas tinggi. Berbagai bahan pakan dipadukan menjadi ransum yang lebih mudah disiapkan dan memiliki takaran yang lebih terukur. Menurut Ketua Tim Peneliti IPB University, Prof Luki Abdullah, pendekatan ini berpotensi membantu peternak mempertahankan kestabilan kandungan nutrisi dan menghadapi perubahan ketersediaan hijauan sepanjang tahun.

Pengembangan teknologi dilakukan dengan mempertimbangkan kemudahan penerapan, efisiensi, serta kebutuhan peternak sapi perah. Pakan komplit fermentasi diharapkan dapat mendukung keberlanjutan usaha peternakan rakyat melalui pengelolaan pakan yang lebih terencana. Program ini menjadi bagian dari Ekosistem Hidup Berbasis Sains dan Teknologi yang memperoleh pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, Kementerian Keuangan, bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.

Dalam kegiatan tersebut, Prof Panca Dewi Manuhara Karti memperkenalkan budi daya sorgum dan indigofera sebagai alternatif sumber hijauan. Sorgum dapat menyumbang serat dan energi, sementara indigofera berpotensi memasok protein dari hijauan. Dr Annisa Rosmalia juga memaparkan pentingnya menyusun ransum dengan kandungan nutrisi yang seimbang agar kesehatan dan produktivitas sapi perah tetap terjaga.

Pelatihan ini diikuti sembilan peternak perempuan dan 16 peternak laki-laki. Peserta menerima benih tanaman pakan serta produk pakan komplit fermentasi untuk dicobakan pada ternak mereka. Pengujian langsung di tingkat peternakan akan berlangsung selama program yang berjalan satu tahun.

Selama masa uji, tim peneliti akan menilai keandalan formula dan produk, tanggapan produktivitas ternak, pemakaian pakan, serta kemungkinan manfaat ekonominya. Temuan tersebut akan digunakan untuk memperbaiki teknologi sebelum dipertimbangkan bagi penerapan yang lebih luas. IPB University menjalankan kegiatan ini bersama mitra produsen pakan dan Koperasi Peternak Sapi Perah Saluyu, dengan tujuan mempercepat pemanfaatan hasil riset sekaligus memperkuat kemampuan peternak dalam mengelola pakan dan nutrisi secara berkelanjutan.

Tag: sapi perah, pakan fermentasi, IPB University, Kuningan, hijauan pakan