Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Nasional

KA Sangkuriang Hubungkan Bandung hingga Ketapang, 330.186 Pelanggan Terlayani

2026-10-16 17:07 WIB · aindari · 👁 521 dibaca

Layanan yang mulai berjalan pada Mei 2026 itu mencatat okupansi rata-rata 240,53 persen pada Juli–September dengan penumpang dari berbagai segmen rute.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat 330.186 pelanggan menggunakan KA Sangkuriang selama lima bulan pertama operasionalnya, yakni Mei hingga September 2026. Kereta dengan relasi Bandung–Ketapang pulang-pergi ini mulai diberangkatkan dari Bandung pada 1 Mei, sementara perjalanan dari Ketapang ke Bandung dimulai sehari setelahnya.

Jumlah pelanggan tercatat 61.078 orang pada Mei, kemudian meningkat menjadi 70.399 orang pada Juni. Pada Juli, layanan tersebut digunakan 67.620 pelanggan, disusul 68.974 pelanggan pada Agustus dan 62.115 pelanggan pada September. Data itu menunjukkan tingginya minat terhadap layanan langsung yang menghubungkan Jawa Barat dengan wilayah timur Pulau Jawa.

KA Sangkuriang menempuh lintasan sepanjang 1.002 kilometer. Rutenya melewati sejumlah kota dan kawasan penting, seperti Tasikmalaya, Ciamis, Yogyakarta, Solo, Madiun, Surabaya, Jember, Banyuwangi, hingga Ketapang. Perjalanan langsung ini memungkinkan pelanggan bergerak dari Bandung menuju Banyuwangi tanpa harus berganti kereta.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyebut tingginya penggunaan layanan tersebut mencerminkan terbentuknya permintaan perjalanan di berbagai bagian koridor. Pelanggan tidak hanya bepergian dari Bandung ke Ketapang atau sebaliknya, tetapi juga menggunakan kereta untuk tujuan antara, termasuk Yogyakarta, Solo, Surabaya, Jember, dan Banyuwangi. Pola tersebut mencakup kebutuhan keluarga, pekerjaan, pendidikan, kegiatan ekonomi, serta wisata.

Tingkat keterisian KA Sangkuriang nomor 7044A pada Juli–September mencapai rata-rata 240,53 persen dan menjadi yang tertinggi di antara kereta unggulan dari maupun menuju Bandung pada periode itu. Angkanya sekitar 251 persen pada Juli, 244 persen pada Agustus, dan 227 persen pada September. Saat masa libur sekolah 2026, okupansi sempat mencapai 284 persen.

KAI menjelaskan bahwa angka di atas 100 persen tidak berarti penumpang melebihi kapasitas kursi dalam satu waktu. Nilai tersebut muncul karena kursi yang sama dapat ditempati pelanggan berbeda setelah penumpang sebelumnya turun di stasiun tujuan. Dalam satu rangkaian tersedia 456 kursi, terdiri atas 16 kursi Compartment Suites, 200 kursi Eksekutif, dan 240 kursi Ekonomi Premium. Compartment Suites menawarkan kursi yang dapat direbahkan hingga 180 derajat, sedangkan kelas Eksekutif dan Ekonomi Premium masing-masing tersebar dalam empat dan tiga kereta. KAI menilai capaian awal ini menunjukkan potensi perjalanan antarkota yang lebih luas setelah Bandung, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Banyuwangi, dan wilayah lain di jalur selatan serta timur Jawa terhubung dalam satu layanan.

Tag: KA Sangkuriang, KAI, transportasi, Bandung-Ketapang, Jawa