Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Hukum

Lapas Narkotika Muara Sabak Gelar Nobar Final Piala Dunia untuk Warga Binaan

2026-07-20 06:12 WIB · aindari · 👁 957 dibaca

Sebanyak 21 warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak mengikuti nonton bersama final Piala Dunia 2026 dengan pengawasan petugas.

Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak, Jambi, menggelar kegiatan nonton bersama final Piala Dunia 2026 bagi warga binaan pemasyarakatan. Acara tersebut diikuti 21 warga binaan dan berlangsung di area dalam lapas dengan pendampingan petugas.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak, M. Askari Utomo, menyampaikan bahwa kegiatan ini ditujukan untuk menjaga hubungan baik antara petugas dan warga binaan. Menurut dia, sepak bola, terutama pertandingan Piala Dunia, menjadi tontonan yang banyak diminati masyarakat, termasuk mereka yang sedang menjalani pembinaan di lapas.

Final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan tim nasional Spanyol dan Argentina menjadi momentum bagi lapas untuk memberikan ruang rekreasi terbatas kepada warga binaan. Askari menjelaskan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menghadirkan suasana gembira di lingkungan pemasyarakatan, terutama karena turnamen telah mencapai laga puncak.

Kasubsi Registrasi Pembinaan Kemasyarakatan, Haidar Meshvara Sahid, menerangkan bahwa nonton bersama ini juga berkaitan dengan pemenuhan hak rekreasional warga binaan. Ia merujuk Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, khususnya Pasal 9 huruf c, yang mengatur hak narapidana untuk memperoleh kegiatan rekreasional. Kegiatan nonformal seperti ini disebut dapat mendukung kesejahteraan fisik dan mental warga binaan.

Haidar menambahkan, peserta kegiatan dipilih dari warga binaan dengan tingkat risiko menengah ke bawah. Keputusan menggelar acara diambil setelah kondisi dinilai aman. Ia menyebut kegiatan tersebut tetap ditempatkan sebagai bagian dari hak dasar dan pembinaan kemandirian di lingkungan lapas.

Dari sisi keamanan, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan, A. Yudhistira Hadiyan Pratama, memastikan penjagaan tetap berjalan normal selama kegiatan berlangsung. Warga binaan yang hadir diawasi oleh regu keamanan dan petugas lain. Mereka juga telah melalui sidang resmi tim pengamat pemasyarakatan. Menurut Yudhistira, peserta umumnya merupakan tahanan pendamping atau warga binaan dengan kategori risiko rendah.

Salah satu peserta berinisial IN, 56 tahun, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengatakan nonton bersama memberi hiburan bagi dirinya dan warga binaan lain, sekaligus membantu mengurangi kejenuhan serta membuka ruang silaturahmi dengan petugas lapas.

Tag: Lapas Muara Sabak, warga binaan, Piala Dunia 2026, pemasyarakatan, hukum