Brebes Jadi Lokasi Peternakan Sapi Perah Terpadu Senilai Rp1,2 Triliun, Diklaim Terbesar di Asia Tenggara
2026-07-20 17:05 WIB · aindari · 👁 815 dibaca

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memulai pembangunan kawasan peternakan sapi perah berskala besar di Kabupaten Brebes yang ditargetkan mampu menutup defisit kebutuhan susu daerah maupun nasional.
Kawasan peternakan sapi perah terpadu dengan nilai investasi mencapai Rp1,2 triliun mulai dibangun di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes. Proyek yang dikerjakan oleh PT Global Dairi Bersama ini membentang di atas lahan seluas 710 hektare dan dirancang untuk menampung sekitar 30 ribu ekor sapi perah. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebut fasilitas ini sebagai peternakan sekaligus pabrik susu terbesar di Indonesia dan di kawasan Asia Tenggara.
Seremoni peletakan batu pertama pada Senin itu dihadiri sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, serta CEO Saviora Group Ihsan Mulia Putri. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan dari pusat hingga daerah menunjukkan besarnya perhatian terhadap proyek ini.
Kawasan peternakan tersebut tidak sekadar memelihara sapi perah. Fasilitas pendukung yang direncanakan meliputi unit pengolahan susu, instalasi pengolahan limbah kotoran ternak menjadi biogas dan pupuk, serta sentra penyediaan pakan ternak. Pendekatan terpadu ini diharapkan menjadikan operasional peternakan lebih efisien dan berkelanjutan.
Ahmad Luthfi memaparkan bahwa Jawa Tengah saat ini memiliki populasi sapi perah sekitar 77.566 ekor yang menghasilkan susu sekitar 78.465 ton per tahun. Sementara itu, kebutuhan susu provinsi tersebut mencapai sekitar 94.730 ton per tahun, sehingga terdapat kekurangan pasokan hampir 22 ribu ton yang selama ini dipenuhi dari provinsi lain. Dengan beroperasinya peternakan baru ini, defisit tersebut diharapkan bisa tertutup sepenuhnya.
Gubernur juga menegaskan bahwa investasi ini akan mendorong posisi Jawa Tengah sebagai pusat industri persusuan di tingkat nasional. Menurutnya, kehadiran fasilitas berskala besar ini akan memperkuat kemandirian pangan provinsi, khususnya di sektor susu.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman turut menyampaikan bahwa kebutuhan susu secara nasional terus meningkat seiring dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pemenuhan gizi. Ia mendorong Jawa Tengah untuk menjadi garda depan swasembada susu nasional. Melihat pola pengelolaan yang diterapkan PT Global Dairi Bersama, Menteri Pertanian menyatakan keyakinannya bahwa target swasembada susu di tingkat provinsi maupun nasional dapat segera tercapai.
Proyek peternakan terpadu di Brebes ini menjadi langkah konkret dalam upaya mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pasokan susu dari luar daerah maupun impor. Jika berjalan sesuai rencana, fasilitas ini berpotensi mengubah peta industri persusuan nasional secara signifikan.
Tag: peternakan sapi perah, swasembada susu, Brebes, Jawa Tengah, investasi peternakan