Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Hukum

Tiga Pemuda Ditangkap di Jakarta Timur, Diduga Terlibat Penjambretan dan Pencurian Kendaraan

2026-08-02 17:05 WIB · aindari · 👁 588 dibaca

Petugas patroli Polda Metro Jaya menangkap tiga pemuda yang membawa celurit dan diduga melakukan aksi kejahatan jalanan di kawasan Cakung, Jakarta Timur.

Direktorat Samapta Polda Metro Jaya menangkap tiga pemuda yang dicurigai melakukan serangkaian kejahatan jalanan di wilayah Jakarta Timur pada Minggu dini hari. Penangkapan terjadi saat tim patroli menemukan ketiga pemuda berboncengan sepeda motor di Jalan I Gusti Ngurah Rai sekitar pukul 05.59 WIB dan memutuskan melakukan pemeriksaan.

Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo selaku Direktur Samapta Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa saat diperiksa, petugas menemukan sebilah celurit kecil yang dibawa salah satu dari ketiga pemuda tersebut. Temuan ini mendorong pendalaman lebih lanjut terhadap identitas dan aktivitas mereka.

Hasil pemeriksaan awal mengungkap dugaan keterlibatan ketiganya dalam dua kasus berbeda. Pertama, aksi penjambretan telepon genggam yang terjadi di sekitar SPBU kawasan Pulo Gebang. Kedua, pencurian dengan kekerasan terhadap kendaraan bermotor di Jalan Rawa Kuning, Cakung, Jakarta Timur. Ketiga tersangka diidentifikasi dengan inisial AF, MMA, dan TMM.

Selain celurit, petugas juga menyita empat unit telepon genggam dan satu unit sepeda motor sebagai barang bukti. Seluruh tersangka beserta barang bukti selanjutnya diserahkan ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Penangkapan ini merupakan bagian dari operasi Patroli Jaga Jakarta Perintis Presisi yang menyasar titik-titik rawan kejahatan jalanan, tawuran, dan balap liar pada malam hingga dini hari. Tim yang dipimpin Ipda MP Ambarita sebelumnya telah melakukan patroli di beberapa lokasi, termasuk Jalan Jenderal Sudirman di Jakarta Selatan, Jalan TB Simatupang untuk antisipasi kejahatan jalanan, serta Jalan Jati Utama Raya di Bekasi. Seluruh rangkaian patroli di lokasi-lokasi tersebut berlangsung tanpa gangguan.

Wahyu menegaskan bahwa kegiatan patroli semacam ini merupakan wujud kehadiran kepolisian guna menjamin keamanan masyarakat. Personel ditempatkan secara strategis di titik-titik rawan agar mampu mencegah sekaligus merespons gangguan keamanan dan ketertiban secara cepat.

Kepolisian juga mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan jalanan, terutama pada waktu malam hingga dini hari. Masyarakat yang menyaksikan atau mengalami tindak kejahatan diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi Layanan Kepolisian 110.

Tag: kejahatan jalanan, Jakarta Timur, Polda Metro Jaya, penjambretan, patroli keamanan