Hampir Seribu Senjata Api, Narkoba, dan VCD Porno Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan
2026-08-06 16:31 WIB · aindari · 👁 744 dibaca

Yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang melaporkan temuan ratusan senjata, amunisi, ganja, sabu, dan puluhan keping VCD porno dalam sebuah ruangan tertutup di lingkungan sekolah.
Sebuah temuan mengejutkan terjadi di lingkungan sekolah swasta yang menyelenggarakan pendidikan dari jenjang TK hingga SMA di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pihak yayasan mendapati hampir seribu pucuk senjata api beserta berbagai barang terlarang tersimpan di sebuah ruangan yang selama ini tertutup.
Kronologi temuan bermula pada 10 Juli lalu, ketika pihak sekolah membuka ruangan tersebut untuk keperluan operasional. Di dalamnya ditemukan 995 pucuk senjata api lengkap dengan amunisi dan berbagai aksesori. Rincian barang bukti mencakup 995 butir amunisi senjata genggam, shotgun kaliber 12/70, laras kaliber 5,56 mm, senjata genggam berkaliber 40 mm dan 9 mm, tiga magazin jenis Glock berkapasitas 30 butir, satu magazin Walther kaliber 22, satu magazin M4, serta satu alat pembuat peluru.
Temuan tidak berhenti di situ. Pada 5 Agustus, pihak yayasan kembali membuka ruangan yang sama dan mendapati sejumlah senjata tambahan, narkoba jenis ganja dan sabu, serta sekitar 25 keping VCD dengan konten pornografi. Setelah dua kali penemuan itulah yayasan memutuskan melapor ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Kuasa hukum yayasan, Hermawanto, menyatakan pihaknya mendatangi Mapolres Metro Jakarta Selatan untuk meminta pendampingan dalam proses penyelidikan. Menurutnya, jumlah senjata yang nyaris menyentuh angka seribu pucuk merupakan alasan utama mengapa kasus ini perlu ditangani secara serius. Ia juga menekankan bahwa keberadaan senjata di lingkungan sekolah membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pengajar.
Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, Untung Sangaji, menambahkan bahwa sebagian senjata yang ditemukan merupakan airsoft gun dengan laras polos tanpa alur, yang menurutnya tetap berpotensi mematikan. Ia mempertanyakan siapa pihak yang selama ini diam-diam menggunakan ruangan tersebut untuk menyimpan barang-barang berbahaya di tengah lingkungan pendidikan.
Polres Metro Jakarta Selatan membenarkan adanya temuan tersebut. Laporan dari masyarakat diterima pada 15 Juli 2026, dan penyidik telah menerbitkan Laporan Polisi Model A sebagai dasar penanganan awal sebelum penyelidikan dilanjutkan lebih jauh. Jumlah pasti narkoba yang ditemukan hingga kini belum dirinci secara resmi oleh pihak kepolisian.
Tag: senjata api, sekolah swasta, Jakarta Selatan, narkoba, penyelidikan polisi