Basarnas Tutup Operasi Monitoring KMP Mutiara Sentosa II, Seluruh 238 Korban Telah Terdata
2026-08-10 06:16 WIB · aindari · 👁 662 dibaca

Setelah empat hari penyisiran laut dan udara tanpa temuan baru, Basarnas mengakhiri pemantauan aktif insiden kebakaran kapal feri di perairan utara Madura.
Badan SAR Nasional resmi menghentikan kegiatan monitoring aktif terkait insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II. Keputusan itu diambil pada hari ketujuh pascakebakaran oleh Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit PH, dengan alasan tidak ditemukannya indikasi keberadaan kapal maupun korban yang belum terjangkau tim penyelamat.
Monitoring aktif sendiri baru dimulai setelah status operasi SAR dialihkan menjadi kegiatan pemantauan pada Rabu, 5 Agustus. Selama empat hari penyisiran di perairan utara Pulau Madura, Jawa Timur, Basarnas mengerahkan kapal negara KN SAR 249 Permadi dan satu unit RIB dari Pos SAR Sumenep untuk jalur laut, sementara helikopter AW139 HR1301 milik Basarnas dioperasikan untuk memperluas jangkauan pemantauan dari udara.
Karena tidak ada tanda-tanda korban maupun bangkai kapal yang tersisa, Nanang menyatakan operasi monitoring dinyatakan selesai. Personel yang sebelumnya ditugaskan dalam kegiatan penyisiran kini dialihkan ke posisi siaga untuk mengantisipasi potensi kedaruratan lain di wilayah perairan tersebut.
Sebelum fase monitoring ini, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii telah lebih dulu mengalihkan operasi SAR khusus menjadi operasi kesiapsiagaan. Pengalihan itu dilakukan setelah data manifes kapal berhasil disinkronkan antara pihak kesyahbandaran dan operator, yang memastikan total penumpang dan awak di atas KMP Mutiara Sentosa II berjumlah 238 orang.
Dari jumlah tersebut, 233 orang dinyatakan selamat dan lima orang meninggal dunia. Evakuasi korban selamat melibatkan sejumlah kapal: KM Meratus Pematang Siantar mengangkut 110 orang, TB Hasnur 62 orang, KRI Nala 30 orang, Selaras Mas 13 orang, KN Permadi sembilan orang, dan KMP Mutiara Ferindo I delapan orang. Adapun lima korban meninggal dievakuasi oleh KM Meratus Pematang Siantar sebanyak dua orang, KRI Nala dua orang, dan KMP Mutiara Ferindo I satu orang.
Dengan ditutupnya operasi monitoring ini, penanganan darurat insiden KMP Mutiara Sentosa II secara resmi dinyatakan tuntas oleh Basarnas. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan sebelumnya juga telah mengumumkan audit sistem manajemen keselamatan sebagai tindak lanjut pascainsiden kebakaran kapal feri tersebut.
Tag: Basarnas, KMP Mutiara Sentosa II, kebakaran kapal, operasi SAR, Madura