Antisipasi Kebakaran, Pengelola Tol Bakter Gabungkan Patroli, CCTV, dan Sosialisasi Warga
2026-08-10 17:06 WIB · aindari · 👁 366 dibaca

PT BTB memperketat pengawasan di ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar melalui kombinasi patroli lapangan, pemantauan kamera 24 jam, dan edukasi masyarakat sekitar.
Pengelola Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter), PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (PT BTB), memperketat sistem pencegahan kebakaran di sepanjang ruas tol yang membentang di Provinsi Lampung itu. Langkah ini mencakup tiga lini sekaligus: pengawasan teknologi, kehadiran petugas di lapangan, serta pelibatan masyarakat sekitar.
Dari sisi pengawasan, tim sentra komunikasi (Senkom) PT BTB memantau kondisi ruas tol sepanjang waktu menggunakan jaringan CCTV. Sistem ini difungsikan sebagai deteksi dini — setiap indikasi kebakaran lahan maupun gangguan lain yang tertangkap kamera langsung diteruskan ke petugas operasional untuk pengecekan dan penanganan di lapangan. Koordinasi antara tim Senkom dan petugas lapangan, menurut Direktur PT BTB Charles Girot, dirancang agar respons bisa diberikan secepat dan setepat mungkin.
Di sisi patroli, petugas operasional secara berkala menyisir ruang milik jalan (Rumija), median, serta titik-titik yang dinilai rawan kebakaran — baik akibat kondisi cuaca maupun aktivitas warga di sekitar tol. Patroli ini melengkapi pemantauan CCTV sehingga potensi gangguan yang tidak tertangkap kamera tetap bisa terdeteksi lebih awal.
Untuk menekan risiko dari luar pagar tol, PT BTB menggelar sosialisasi langsung kepada warga yang tinggal di sekitar ruas jalan. Pesan utamanya adalah larangan membakar lahan atau melakukan aktivitas lain yang bisa memicu api, mengingat kobaran dari lahan sekitar berpotensi merambat masuk ke Rumija dan membahayakan pengguna jalan. Selain menyasar warga, imbauan serupa juga disampaikan kepada pengemudi melalui pengeras suara di setiap gerbang tol dan rest area, serta layar Variable Message Sign (VMS) yang terpasang di sepanjang ruas. Pengguna jalan diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok atau sumber api lain secara sembarangan selama berkendara.
Charles menegaskan bahwa pencegahan kebakaran tidak bisa hanya bertumpu pada satu pihak. PT BTB terus memperkuat koordinasi dengan kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, serta instansi terkait lainnya guna menghadapi potensi darurat di sekitar tol. Peralatan penanganan keadaan darurat dan kesiapsiagaan personel juga dipastikan selalu dalam kondisi siap pakai.
Perusahaan mengajak seluruh pengguna jalan dan masyarakat sekitar untuk turut berperan aktif. Jika menemukan indikasi kebakaran atau potensi gangguan lainnya, warga dan pengemudi diminta segera melaporkannya kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti sesegera mungkin. "Keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas utama kami," kata Charles dalam keterangannya di Bandarlampung, Senin.
Tag: Tol Bakter, kebakaran, PT BTB, mitigasi, keselamatan jalan