Gempa 7,4 SR Hantam Kolombia Barat, 21 Tewas dan Ratusan Bangunan Rusak
2026-08-11 00:31 WIB · aindari · 👁 881 dibaca

Gempa bumi berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin, menewaskan sedikitnya 21 orang dan merusak bangunan di berbagai kota besar.
Gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,4 magnitudo melanda wilayah barat Kolombia pada Senin, merenggut sedikitnya 21 nyawa dan memicu operasi penyelamatan besar-besaran di sejumlah kota. Para ahli menyebut peristiwa ini sebagai salah satu gempa terkuat yang melanda negara tersebut sepanjang abad ini.
Berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa terjadi pukul 19.34 WIB dengan episentrum sekitar 5 kilometer di sebelah timur kota San Jose del Palmar, pada kedalaman 107 kilometer. Sekitar 44 menit kemudian, gempa susulan bermagnitudo 5,0 kembali mengguncang kawasan sekitar 16 kilometer di sebelah barat lokasi yang sama.
Korban jiwa terbanyak dilaporkan dari Pereira, di mana Wali Kota Mauricio Salazar mengonfirmasi 18 orang tewas. Di Manizales, dua orang dilaporkan meninggal dunia dan lebih dari 32 bangunan mengalami kerusakan, mendorong pihak berwenang setempat menangguhkan seluruh kegiatan akademik serta menangani kebocoran gas dan listrik. Satu korban jiwa lainnya dilaporkan dari Quibdo, disertai sejumlah korban luka dan kerusakan bangunan yang parah. Di Cali, Wali Kota Alejandro Eder menyatakan sedikitnya 20 bangunan runtuh dengan sejumlah orang masih terjebak di dalamnya.
Kerusakan infrastruktur meluas ke sektor penerbangan. Bandara Alfonso Bonilla Aragon di Cali tercatat mengalami kerusakan, sementara operasional Bandara Popayan dihentikan akibat abu vulkanik dari Gunung Api Purace yang aktif pasca-gempa. Sebelumnya, bandara di Pereira, Manizales, Quibdo, Armenia, Cartago, dan Buenaventura juga ditutup sementara untuk pemeriksaan struktural. Di Manizales, salah satu menara katedral ikonik kota dilaporkan miring dan mengalami kerusakan struktural parah. Guncangan bahkan terasa hingga Ekuador dan Panama, serta memicu evakuasi massal di ibu kota Bogota.
Presiden Kolombia Abelardo De La Espriella mengambil alih kendali langsung penanganan darurat dan memerintahkan pembentukan pos komando terpadu. Ia juga meminta laporan menyeluruh dari Direktur Unit Nasional Manajemen Risiko Bencana dan mengumumkan akan bertolak langsung ke Pereira. Gubernur Choco Nubia Carolina Cordoba Curi membenarkan kerusakan struktural parah di Quibdo, sementara Wali Kota Medellin Federico Gutierrez menyatakan tim manajemen risiko bencana kota tengah aktif menilai dampak kerusakan.
Otoritas AS menyatakan tidak ada ancaman tsunami bagi California, Oregon, Washington, Alaska, maupun British Columbia, Kanada. Pihak berwenang Kolombia pun memastikan tidak ada risiko tsunami di wilayah Pasifik mereka. Kedutaan Besar AS di Bogota mengimbau warganya memantau perkembangan situasi melalui media lokal dan menjaga komunikasi dengan keluarga. Upaya evakuasi dan penilaian kerusakan masih terus berlangsung di berbagai wilayah terdampak.
Tag: Kolombia, gempa bumi, bencana alam, Amerika Latin, kedaruratan